Sistem Informasi Desa Kedunguter

Lomba Mewiru dan Memakai Kain: Melestarikan Budaya dan Menghormati Perempuan Menyongsong Hari Ibu

Minggu, 7 Desember 2025


🌸 Semangat Hari Ibu dalam Balutan Tradisi

Dalam rangka menyongsong Peringatan Hari Ibu, Desa Kedunguter menyelenggarakan Lomba Mewiru dan Memakai Kain pada Minggu, 7 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen desa dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi para perempuan, khususnya kaum ibu, yang memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

Melalui lomba ini, nilai-nilai tradisi yang sarat makna kembali dihidupkan dan dikenalkan kepada generasi masa kini.


👘 Mewiru dan Memakai Kain sebagai Warisan Budaya

Mewiru dan memakai kain bukan sekadar keterampilan, melainkan bagian dari warisan budaya nusantara yang mengandung nilai estetika, ketelitian, serta kerapian. Dalam perlombaan ini, para peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membentuk wiru yang rapi serta mengenakan kain dengan benar, nyaman, dan sesuai kaidah tradisional.

Setiap detail menjadi penilaian penting, mencerminkan kesabaran dan ketelatenan yang juga menjadi karakter seorang ibu.


🤍 Antusiasme Peserta dan Semangat Kebersamaan

Lomba berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta tampil percaya diri, menunjukkan hasil terbaik dari persiapan yang telah dilakukan sebelumnya. Suasana kebersamaan dan kekompakan terasa kental, baik di antara peserta maupun para pendukung yang turut menyemarakkan jalannya acara.

Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus wadah untuk saling belajar dan berbagi pengalaman antarwarga.


🌼 Makna Lomba dalam Menyongsong Hari Ibu

Lebih dari sekadar kompetisi, lomba mewiru dan memakai kain ini mengandung makna mendalam sebagai bentuk penghormatan terhadap peran perempuan dan ibu. Ketelatenan dalam mewiru serta keanggunan dalam memakai kain menjadi simbol dari kesabaran, keuletan, dan keindahan peran seorang ibu dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Ibu pun terasa lebih bermakna dengan kegiatan yang sarat nilai budaya dan kebersamaan.


✨ Harapan untuk Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Perempuan

Melalui terselenggaranya lomba ini, diharapkan keterampilan mewiru dan memakai kain dapat terus dilestarikan serta diwariskan kepada generasi muda. Pemerintah Desa Kedunguter berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga memperkuat peran perempuan dalam menjaga nilai-nilai budaya dan sosial di lingkungan desa.

Tulis Komentar