Sistem Informasi Desa Kedunguter
TP PKK Desa Kedunguter melaksanakan pertemuan rutin TP PKK pada Sabtu, 3 Januari 2026, yang bertempat di rumah Ibu Wiji Sugiati. Pertemuan ini menjadi momentum penting di awal tahun untuk mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus melakukan refleksi atas pelaksanaan program TP PKK Tahun 2025 serta menyusun langkah strategis untuk program kerja Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh pengurus inti TP PKK, para koordinator Pokja, serta anggota TP PKK Desa Kedunguter yang antusias mengikuti jalannya pertemuan hingga selesai.
Pertemuan diawali dengan pembukaan dan arahan dari Ketua TP PKK Desa Kedunguter, Ibu Titi. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama melakukan refleksi terhadap kegiatan TP PKK yang telah dilaksanakan sepanjang Tahun 2025, sekaligus menyiapkan tindak lanjut dan perbaikan program ke depan agar pelaksanaan kegiatan TP PKK semakin efektif dan tepat sasaran.
Ibu Titi juga menyampaikan bahwa pada bulan Desember 2025 telah dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gelari Pelangi, dan alhamdulillah kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Dari hasil pembinaan, terdapat masukan yang sangat positif, di mana Gelari Pelangi telah berkembang menjadi Rumah DILAN (Pendidikan dan Keterampilan). Rumah DILAN ini kini tidak hanya menjadi ruang baca, tetapi juga berkembang dengan berbagai kegiatan seperti kursus keterampilan, kelompok kesenian, hingga kegiatan gendhingan yang melibatkan masyarakat secara luas.
Selain itu, Ketua TP PKK juga menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Hari Ibu Tahun 2025 telah terlaksana dengan baik dan lancar, berkat kerja sama dan partisipasi aktif seluruh anggota TP PKK.
Selanjutnya, Ibu Sunanti selaku Wakil Ketua TP PKK menyampaikan beberapa poin penting terkait penguatan administrasi dan efektivitas kegiatan TP PKK. Disampaikan bahwa untuk menunjang kelancaran administrasi pada Tahun 2026, TP PKK telah membelikan buku notula untuk masing-masing Pokja, sehingga pencatatan kegiatan dapat dilakukan dengan lebih tertib dan rapi.
Selain itu, beliau juga menghimbau agar kultum dalam pertemuan PKK tingkat RT tidak terlalu panjang, sehingga waktu pertemuan dapat dimanfaatkan secara lebih efektif untuk pembahasan program dan kegiatan PKK lainnya.
Pada sesi berikutnya, Ibu Kusmarningsih selaku Sekretaris TP PKK menyampaikan himbauan kepada seluruh Pokja agar segera menyusun program kerja masing-masing, mengingat Tahun 2026 masih berada di awal pelaksanaan kegiatan. Program kerja tersebut diminta untuk segera dikumpulkan kepada sekretaris sebagai bahan pendataan dan dokumentasi.
Hal ini dinilai sangat penting karena di akhir tahun akan dilakukan penyusunan laporan pertanggungjawaban tahunan TP PKK, sehingga seluruh kegiatan perlu terdokumentasi dengan baik sejak awal.
Disampaikan pula bahwa pada Tahun 2026 Kecamatan Banyumas berencana mengadakan administrasi PKK tingkat RT, meskipun untuk teknis pelaksanaan serta kelengkapan administrasi yang harus disiapkan masih menunggu arahan dan penjelasan lebih lanjut dari pihak kecamatan.
Dalam laporan pengurus inti, Sekretaris TP PKK menyampaikan bahwa program kerja sekretaris di antaranya adalah pelaksanaan lomba administrasi PKK tingkat RT. Untuk mendukung kegiatan tersebut, sekretaris akan melakukan koordinasi dengan Mbak Yofi, serta menghimpun dan menata seluruh administrasi PKK agar tersusun rapi dan tertib. Pelaksanaan kegiatan selanjutnya masih menunggu hasil Rapat Koordinasi Kecamatan terkait arahan program lanjutan.
Sementara itu, Bendahara TP PKK melaporkan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kendala dalam pengelolaan keuangan TP PKK. Dalam pertemuan tersebut juga disepakati beberapa ketentuan keuangan, di antaranya:
Iuran bulanan PKK RT naik dari Rp3.000 menjadi Rp5.000,
Arisan PKK RT sebesar Rp10.000,
Tabulin PKK RT sebesar Rp2.000.
Kesepakatan ini diambil demi mendukung keberlangsungan dan kelancaran program-program TP PKK ke depan.
Setiap Pokja juga menyampaikan rencana dan komitmen program kerjanya untuk Tahun 2026.
Pokja I menyampaikan program santunan anak yatim, serta kegiatan bersama Muslimat dan kegiatan di tingkat kecamatan, dengan penanggung jawab Ibu Yuli, Ibu Mulyani, dan Ibu Eny.
Pokja II, yang dikoordinatori oleh Ibu Nurul, Ibu Endang, dan Ibu Hartini, menyampaikan bahwa Pokja II tetap solid dan berkomitmen menjalankan kegiatan secara konsisten dan berkesinambungan.
Pokja III, dengan penanggung jawab Ibu Kenthi, Ibu Yuni, Ibu Sumini, dan Ibu Hilya, merencanakan program mewiru kain, serta beberapa rencana lomba, antara lain merangkai sayur dengan menu sayur asem dan menghias nasi kuning di tempat. Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada momen peringatan Hari Kartini dan Hari Ibu.
Sementara itu, Pokja IV menyampaikan program lomba makanan anti stunting, sebagai bentuk dukungan TP PKK terhadap upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Desa Kedunguter.
Menutup rangkaian pertemuan, disepakati bahwa pada Tahun 2026 seluruh Pokja diwajibkan menyusun dan menetapkan program kerja masing-masing secara lebih terencana dan terukur. Selain itu, TP PKK Desa Kedunguter juga akan melakukan pendataan kegiatan warga untuk mendukung penyusunan paket-paket kegiatan PKK yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pembagian dan pengumpulan data kegiatan warga direncanakan akan dilaksanakan setelah Lebaran, sehingga diharapkan seluruh program TP PKK dapat berjalan lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Pertemuan TP PKK Desa Kedunguter pada 3 Januari 2026 ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah desa dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, komitmen, dan sinergi antaranggota, TP PKK Desa Kedunguter diharapkan mampu menjalankan program-program yang inovatif, tertib administrasi, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Tahun 2026.