Berita 04 Oct 2026 5 Dilihat

Kepala Desa Kedunguter Hadiri Peletakan Batu Pertama Taman Literasi Rupiah dan Tugu Cinta, Bangga, Paham Rupiah

Website Resmi Desa Kedunguter

BANYUMAS – Semangat memperkuat literasi masyarakat terhadap nilai dan peran Rupiah menjadi bagian dari pembangunan ruang edukasi publik di Kecamatan Banyumas. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama Taman Literasi Rupiah dan Tugu Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026, berlokasi di sebelah utara Alun-Alun Banyumas.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Kedunguter turut hadir bersama berbagai unsur dan pihak yang terlibat dalam kegiatan. Kehadiran Kepala Desa Kedunguter menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menghadirkan ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul masyarakat, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai Rupiah.

Peletakan batu pertama menjadi penanda dimulainya pembangunan Taman Literasi Rupiah dan Tugu Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan ruang edukasi yang mudah dijangkau masyarakat sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kecintaan terhadap Rupiah dalam kehidupan sehari-hari.

Taman Literasi Rupiah diharapkan dapat menjadi salah satu ruang publik edukatif yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi dan pengetahuan mengenai Rupiah. Dengan konsep literasi yang dikemas dalam ruang terbuka, masyarakat diharapkan dapat belajar dan memahami Rupiah secara lebih dekat melalui suasana yang nyaman dan mudah diakses.

Sementara itu, keberadaan Tugu Cinta, Bangga, Paham Rupiah memiliki pesan yang kuat untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali, merawat, dan menjaga Rupiah. Bangga Rupiah berarti menggunakan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sedangkan Paham Rupiah diwujudkan melalui pemahaman mengenai fungsi dan karakteristik Rupiah.

Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kecamatan Banyumas dan sekitarnya. Selain menjadi bagian dari penataan ruang publik, Taman Literasi Rupiah juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi berbagai kalangan, termasuk generasi muda, untuk mengenal Rupiah tidak hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai bagian dari identitas dan kedaulatan bangsa.

Bagi Pemerintah Desa Kedunguter, kehadiran dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap berbagai upaya positif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ruang publik yang dipadukan dengan unsur edukasi dinilai dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat secara lebih dekat dan menarik.

Kegiatan peletakan batu pertama berlangsung sebagai awal dari proses pembangunan yang diharapkan dapat terus berjalan dengan baik hingga nantinya fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Keberadaan Taman Literasi Rupiah dan Tugu Cinta, Bangga, Paham Rupiah di kawasan utara Alun-Alun Banyumas diharapkan turut memperkaya ruang publik sekaligus menjadi titik edukasi baru di wilayah Kecamatan Banyumas.

Melalui pembangunan tersebut, pesan tentang Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah diharapkan tidak berhenti pada sebuah slogan, tetapi dapat tumbuh menjadi bagian dari kesadaran dan kebiasaan masyarakat dalam menghargai serta menggunakan Rupiah dengan baik dan bijak.

Taman Literasi Rupiah hadir bukan sekadar sebagai ruang publik, tetapi sebagai ruang belajar bersama untuk menumbuhkan kecintaan, kebanggaan, dan pemahaman terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. 🇮🇩💵

Tulis Komentar